Langsung ke konten utama
[REVIEW] THE PRIESTS a.k.a BLACK PRIESTS

Sebelum lihat filmnya, aku sempet dapat bocoran bahwa film ini tentang proses eksorsisme atau pengusiran setan. Awalnya kupikir ini adalah film barat, ternyata film dari Korea. Sempat ragu mau nonton, namun sepertinya penasaranku jauh lebih kuat ketimbang keraguanku. Komentar yang sempat terlintas di benakku sebelum nonton adalah “Wah keren nih, Korea bikin film tentang eksorsisme.”
Sebenarnya agak geli lihat orang-orang Korea pakai kostum ala pendeta. Memang, agama Kristen dan Katholik memiliki banyak penganut di Korea. Hanya saja karena belum terbiasa lihat orang Korea berpakaian seperti itu, jadinya cukup takjub. Dikarenakan aku sudah nonton film The Exorcist (1973), maka agak sedikit tidak yakin kalau film ini bakal bagus. Ditambah dengan narasi di awal film yang cukup membosankan. Eits, jangan salah sangka dulu dengan film ini jika belum nonton. Ketika konflik cerita ini dimulai, ceritanya menjadi menarik dan membuatku sangat menikmati cerita yang disuguhkan.
Film yang disutradarai oleh Jang Jae Hyun ini menceritakan tentang usaha para pendeta Katholik dalam menyembuhkan seorang gadis bernama Lee Yong Sin (Park So Dam) yang kerasukan setan. Beberapa pendeta sudah mencoba namun hanya menemui kegagalan. Seorang Diakon (aku tidak tahu apakah penulisannya benar) dari Universitas Katholik Seoul yang bernama Choi Jeong Ho (Gang Dong Won) diutus oleh dekan universitas untuk membantu proses eksorsisme Pendeta Kim Beom Sin (Kim Yoon Seok). Selama proses pendalaman kasus yang akan dihadapi, Diakon Choi mengalami mimpi buruk yang berkaitan dengan kasus tersebut. Mimpi tersebut meyakinkan Pendeta Kim untuk bersedia dibantu oleh Diakon Choi. Semua persiapan dan perlengkapan pengusiran setan disiapkan oleh Diakon Choi. Lee Yong Sin yang akan di-eksorsis, sebelumnya pernah mencoba bunuh diri dengan terjun dari gedung rumah sakit yang menyebabkan kematian pada otaknya. Sehingga kedua Pendeta tersebut sangat berhati-hati karena proses eksorsis yang mereka lakukan bisa saja membunuh pasien.
Dalam film ini, proses eksorsis yang dilakukan tidak kalah menakjubkan dengan yang dilakukan pada film eksorsis barat. Para aktor dan aktris memainkan perannya dengan sangat baik. Bagian yang mengesankan menurutku adalah meskipun film ini berorientasi pada kegiatan agama Katholik, namun tetap saja memunculkan kebudayaan tradisional Korea yang masih mempercayai kekuatan Shaman atau dukun. Aku merekomendasikan film The Priests ini karena memang bagus dan saat kau menonton film ini kau bisa merasakan ‘sakral’nya pengusiran setan. Bagian yang paling kusukai adalah saat proses eksorsis, ketika kedua pendeta membaca doa dari berbagai bahasa, begitu pula setannya. Setannya bilingual, hehehe. Kesimpulannya, film ini mampu meruntuhkan keraguanku di awal dan membuatku berniat menontonnya kembali.
Komentar
Posting Komentar